Contoh Soal Distribusi Normal

 1.Fungsi distribusi normal variabel acak Xdenganμ=8danσ=2adalah....a.f(x)=12πe.(x8)22b.f(x)=12πe.(x8)24c.f(x)=12πe.(x8)22d.f(x)=18πe.(x8)24e.f(x)=18πe.(x8)28Jawab:ef(x)=1σ2πe.12(xμσ)2,dengan{μ=8σ=2=122πe.12(x82)2=18πe.(x8)28.

2.Jika variabel acakZberdistribusi normalN(0,1),nilaiP(Z<2)adalah....a.0212πe.12z2dzb.212πe.12z2dzc.212πe.12z2dzd.021σ2πe.12(xμσ)2dze.021σ2πe.12(xμσ)2dzJawab:cP(Z<2),ZN(0,1)=P(<Z<0)+P(0<Z<2)=212πe.12z2dz.

3.Jika luas daerah di bawah kurvaberdistribusi normal pada intervalZ>zadalahL,nilaiP(z<Z<z)adalah....a.0,5+Lb.0,5Lc.1Ld.12Le.2LJawab:dP(z<Z<z)=0,5L+0,5L=12LBerikut ilustrasi kurva beserta luasnya.

4.DiketahuiXN(20,4)danZN(0,1)JikaP(0<Z<1)=0,3413,maka nilaiP(X<24)adalah....a.0,1587b.0,3174c.0,3413d.0,6826e.0,8413Jawab:eDiketahui bahwaXN(20,4){μ=20σ=4Dan diketahui pulaP(0<Z<1)=0,3413JikaZN(0,1),maka untukP(X<24)transformasix=24menjadiz=xμσ=24204=44=1SelanjutnyaP(X<24)=P(Z<1)=0,5+P(0<Z<1)=0,5+0,3413=0,8413.

5.Nilai kuartil atas dari databerdistribusi normal baku=qPernyataan berikut yang tepat adalah....a.Luas daerah pada(Z<q)=0,25b.Luas daerah pada(Z>q)=0,25c.Luas daerah pada(0<Z<q)=0,25d.Luas daerah pada(Z<0,25)=qe.Luas daerah pada(0<Z<0,25)=qJawab:aPembahasan diserahkan kepada pembacayang budiman.




Lanjutan 2 Distribusi Normal

D. Menentukan nilai k (batas interval)

Penentuan batas ini adalah kebalikan dari pencarian nilai luasan di bawah kurva

CONTOH SOAL.

1.Dengan bantuan tabel distribusi normaltentukan nilaikpadaP(Zk)=0,9834Jawab:P(Zk)=P(Z0)+P(0Zk)=0,9834>0,50,9834=0,5+P(0Zk)P(0Zk)=0,98340,5=0,4834=P(0Z2,13)k=2,13.

2.Dengan bantuan tabel distribusi normaltentukan nilaikpadaP(Zk)=0,3669Jawab:P(0Z)=P(0Zk)+P(kZ)0,5=P(0Zk)+0,3669P(0Zk)=0,50,3669=0,1331=P(0Z0,34)k=0,34.

3.Dengan tabel distribusi normal, tentukannilaikpadaP(kZk)=0,9854Jawab:P(kZk)=P(kZ0)+P(0Zk)=2×P(0Zk)0,9854=2×P(0Zk)P(0Zk)=0,98542=0,4972=P(0Z2,77)k=2,77.

E. Pendekatan distribusi binomial dengan distribusi normal

Pada kasus distribusi binomial (distribusi Bernoulli) terdapat jumlah sampel yang besar, misalkan untuk n=60, maka penghitungan dengan menggunakan metode ini akan memakan waktu yang lama. Penghitungan yang lebih ringkas dengan tingkat ketelitian hasil yang baik adalah dapat kita gunakan penghitungan dengan distribusi normal (distibusi Gauss) dengan syarat  Np5  dan  N(1p)5.

NotasiDibacaIstilahRumusμmurata-rataμ=Npσ2Variansiσ2=Npqσsigmasimpangan bakuσ=Npq.

Dengan

Dengan rumus distribusi binomialP(X=x)=b(x;n;p)=n!x!.(nx)!.px.qnx=(nx)..px.qnxDengan rumus distribusi normalnilaiZscore, untuk x adalah:Z=xμσ.

CONTOH SOAL.

1.Dari 64 kali percobaan melempar sebuahuang logam peubah acakXmenyatakanbanyak kemunculan sisi angka, tentukana.meanb.standar deviasi atau simpangan bakuJawab:Misalp=peluang kejadian muncul angkap=12,makaq=1p=112=12denganN=64makaa.μ=N.p=64×12=32b.σ=N.p.q=64×12×12=16=4.

2.Tentukan probabilitas perolehan 5 sisi angkapada pelemparan sebuah uang logam sebanyak 12 kaliJawab:Dengan rumus distribusi binomialDiketahuin=12,x=5,danp=12,q=1pP(X=x)=b(x;n;p)=n!x!.(nx)!.px.qnx=(nx)..px.qnxP(x=5)=b(5;12;12)=(125).(12)5.(112)125=12!5!.7!.(12)12=7924048=0,1934(Pembulatan 4D)Dengan rumus distribusi normalμ=n.p=12.(12)=6σ=npq=12.(12)(112)=3=1,7321nilaiZscore, untuk x di antara4,5dan5,5Z1=x1μσ=4,561,7321=0,87P(Z=0,87)=0,3078Z2=x2μσ=5,561,7321=0,29P(Z=0,29)=0,1141Luasan4,5hingga5,5=0,30780,1141=0,1937Perbedaan selisihnya adalah=0,19370,1934=0,0003 .

3.Pada soal nomor 1 di atas, carilah probabilitasmendapatakan 2 sisi angka dan probabilitasmendapatkan sisi angka kurang dari 50Jawab:untukx=2,n=64,danp=12,q=1pP(X=x)=b(x;n;p)=n!x!.(nx)!.px.qnx=(nx)..px.qnxmakaP(X=2)=P(x=2)P(x=2)=(642)(12)2(12)642=64×632×(12)64=4032265Alternatif 1P(X<50)=P(x=0)+P(x=1)+P(x=2)+P(x=3)+...+P(x=49)Alternatif 2Diketahuiμ=32,σ=4,danx=50z=xμσ=50324=184=4,5maka nilaiP(x<50)=P(z<4,5)=P(z0)+P(0z<4,5)=0,5+0,4999=0,9999.


DAFTAR PUSTAKA
  1. Tasari, Aksin, N., Miyanto, Muklis. 2016. Matematika untuk SMA/MA Kelas XII Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Klaten: INTAN PARIWARA.
  2. Noormandiri, B.K. 2017. Matematika Jilid 3 untuk SMA/MA Kelas XII Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Jakarta: ERLANGGA.
  3. Sari, B.-------. Pendekatan Binomial untuk Kasus Distribusi Normal. pada https://dosen.yai.ac.id/v5/dokumen/materi/030013/103_20211207093237_Pertemuan%2010_Pendekatan%20Binomial%20Untuk%20Kasus%20Distribusi%20Normal.pdf 


Lanjutan 1 Distribusi Normal

 B. Pengertian Distribusi Normal

Distribusi normal adalah salah satu distribusi model variabel acak kontinue yang sangat penting dalam probabilitas.

Distribusi normal yang juga dikenal dengan distribusi Gaussian ini memiliki grafik berbentuk bel/lonceng yang selanjutnya juga dikenal dengan kurva normal karena bentuk kurvanya seperti lonceng. Persamaan kurva  tersebut dinamakan dengan fungsi distribusi normal. Adapun fungsi distribusi normal untuk variabel acak kontinue X atau XN(μ,σ2) didefinisikan dengan.

f(x)=1σ2π.e.12(xμσ)2Denganσ:parameter untuk standar deviasiμ:parameter untuk rata-rata (mean)e:Kontanta alam (2,718...)Dengan domain fungsif<x<.

 B. Pengertian Distribusi Normal Standar (Baku)

Jika pada fungsi distribusi probabilitas memilii nilai μ=0  dan  σ=1, maka aan didapatkan bentu distribusi normal standar.  Variabel acak z yang berdistribusi normal satndar dinotasian dengan ZN(0,1). Adapun untuk gambar kurva normalnya N(0,1)  adalah sebagai berikut

Untuk variabel acak X berdistribusi normal dilambangkan dengan XN(μ,σ2). Selanjutnya jika μ=0 dan σ=1, maka akan diperoleh distribusi normal standar (baku) yaitu N(0,1) seperti keterangan di atas. Dan rumus fungsi variabel acak Z yang berdistribusi normal  baku adalahh: f(z)=12πe.12Z2.

Karena kurva di atas adalah kurva dari grafik fungsi peluang, maka luas yang dibatasi adalah garfik fungsi dan sumbu mendatarnya adalah berharga 1, atau dapat juga dituliskan
f(z)dz=12πe.12Z2dz=1.
Karena grafik simetris terhadap garis μ=0, maka luas di kiri dan kanan garis μ=0 bernilai 0,5 atau
0f(z)dz=012πe.12Z2dz=0,5 dan 0f(z)dz=012πe.12Z2dz=0,5.



C. Penghitungan luas di Bawah Kurva Distribusi Normal Standar

C. 1 Penghitungan luasan di bawah kurva Normal Standar

Penentuan luas wilayah ini sangatlah tidak mudah karena melibatkan banyak aspek, tetapi ada cara lain dalam penentuan luas daerah di bawah kurva normal standar, yaitu dengan bantuan tabel distribusi Z sebagaimana tabel sederhana berikut
Sumber dari gambar di atas adalah dari screenshot dari youtube Channel Ari Susanti  

Probabilitas variabel acak XN(μ,σ2) luasan di bawah kurvanya akan senilai dengan luasan di bawah kurva normal standar ZN(0,1) dengan cara mentransformasikan dari variabel acak normal X menjadi variabel acak Z dengan rumus:
Z=Xμσ.

CONTOH SOAL.

1.DiketahuiXN(28,169).TentukannilaiP(15,8x56,6)Jawab:XN(μ,σ2)XN(28,169)μ=28,σ2=169σ=169=13Penentuan nilaiP(15,8<x<56,6)adalah:Untukx=15,8x1=15,8z1=x1μσ=15,82813=0,94Untukx=56,6x2=56,6z1=x2μσ=56,62813=2,2maka nilaiP(15,8x56,6)=P(0,94z2,2)=P(0z0,94)+P(0z2,2)=0,3264+0,4861=0,8125.

2.TentukanP(78<x<116)jika meanμ=104dan simpangan bakuσ=10Jawab:Diketahu bahwaμ=104,σ=10Penentuan nilaiP(78<x<116)adalah:Untukx=78x1=78z1=x1μσ=7810410=2610=2,6Untukx=116x2=116z1=x2μσ=11610410=1210=1,2maka nilaiP(78<x<116)=P(78x116)=P(2,6z1,2)=P(0z2,6)+P(0z1,2)=0,4953+0,3849=0,8802.

3.Sebuah mesin memproduksi baut denganbahan logam. Panjang baut yang diproduksiberdistribusi normal dengan mean19,8cmdan standar deviasi0,3cm.Jika diambil bautsecara acak, tentuan terambil baut denganpanjang antara 19,7 cm dan 20 cmJawab:μ=19,8cm,σ=0,3cmPenentuan panjangP(19,7<x<20)adalah:Untukx=19,7x1=19,7z1=x1μσ=19,719,80,3=0,33Untukx=20x2=20z1=x2μσ=2019,80,3=0,67maka nilaiP(19,7x20)=P(0,33z0,67)=P(0z0,33)+P(0z0,67)=0,1293+0,2486=0,3779.

C. 2 Penghitungan luasan di bawah dengan Interval  Tertentu

Luasan daerah dibawah kurva normal baku pada interval  z1<Z<z2 dapat dituliskan sebagai  P(z1<Z<z2)=z1z212πe.12Z2dz.
Perhatikanlah ilustrasi berikut ini


CONTOH SOAL.



1.Perhatikanlahdaerah berarsir pada kurva normalberikut untuk interval0<Z<1,25.

.a.Nyatakan dengan bentuk integral yang menyatakanluas daerah yang terarsirb.Tentukan luas daerah yang diarsir dengan bantuantabel distribusi normal bakuJawab:a.Diketahui fungsi normal baku dalam variabelzadalah:f(z)=12πe.12Z2maka daerah yang diarsir pada interval0<Z<1,25Yaitu:L=01,25f(z)dz=01,2512πe.12Z2dzb.Adapaun cara tabel adalah sebagai berikutLihat gambar di atas, yaitu:0,3944.

2.Pada interval berikut, tentukanlah luasdaerah dibawah kurva normbal bakua.Z>0,96b.0,72<Z<2,08Jawab:a.Karena luas daerah di kanan garisz=0maka luas:0,96<Z<zz600,90,3315Jadi, luasnya=0,50,3315=0,1685b.Karena luas daerah di kiri dan kanan garisz=0maka luas:0,72<Z<2,08atauP(0,72<Z<2,08)Untuk:0,72<Z<0=0<Z<0,72zz200,70,2642Sedangkan untuk:0<Z<2,08zz802,00,4812Jadi, luasnya=0,2642+0,4812=0,7454Berikut ilustrasinya.


3.Tentukanlah besar peluang dari variabelvariabel acak Z berdistribusi normal bakua.P(Z<1,2)b.P(0,32<Z<1,5)Jawab:3. a. Perhatikan ilustrasi berikut ini.

.Karena luas daerah di kiri dan kanan garisz=0maka luas:P(Z<1,2)=P(<Z<1,2)zz001,20,3849Jadi, luasnya=0,5+0,3315=0,8849.

.3.bUntukP(0,32<Z<1,5)Perhatikan ilsutrasi berikut.
.Karena luas daerah di kanan garisz=0maka luas:0,32<Z<1,5Untuk:0<Z<0,32zz200,30,1255Sedangkan untuk:0<Z<1,5zz001,50,4332Jadi, luasnya=0,43320,1255=0,3077 .

DAFTAR PUSTAKA
  1. Tasari, Aksin, N., Miyanto, Muklis. 2016. Matematika untuk SMA/MA Kelas XII Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Klaten: INTAN PARIWARA.
  2. Noormandiri, B.K. 2017. Matematika Jilid 3 untuk SMA/MA Kelas XII Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Jakarta: ERLANGGA.



Distribusi Normal

A. Fungsi Probabilitas Kontinu

Jika pada distribusi peluang diskrit nilai  x diperjelas lagi menjadi nilai eksak atau kontinue, maka distribusi peluangnya akan berubah menjadi distribusi peluang kontinu.
Luas seluruh daerah di dalam kurva memiliki luas 1. Luas daerah pada wilayah yang diarsi (warna kuning) yang terletak antara X=a  dan X=b dapat dinyatakan dengan :  P(aXb)=abf(x)dx.
Sehingga peluang untu semua nilai x yang berada pada selang  (a,b) adalah sama dengan luas kerapatan di bawah kurva antara batas  x=a  dan  x=b.
  • 0f(x)1 untuk setiap nilai x.
  • f(x)dx=1
  • P(axb)=abf(x)dx.

CONTOH SOAL

1.Fungsi peluang lama bicara seorangoperator sebagai berikutf(x)={kxuntuk0k5k(10x)untuk5k100untukxyang lainTentukanlaha.Nilaikb.Peluang operator telpon berbicaralebih dari 8 menitPeluang operator telpon berbicara2 sampai 4 menitJawab:a.Karenaf(x)adalah fungsi peluang, maka05kxdx+510k(10x)dx=1[12kx2]05+[10kx12kx2]510=112k(5202)+(10k(105)12k(10252))=112k(25)+10k(5)12k(10025)=1252k+50k752k=150k25k=125k=1k=125b.Misalkan sajaX=lama operator telpon bicaraPeluang operator berbicara lebihdari 8 menit=P(X>8),P(X>8)=P(8<X10)=810k(10x)dx=810125(10x)dx=125[10x12x2]810=125(10(108)12(10282))=125(10.(2)12(10064))=125(2012(36))=125(2018)=125(2)=225=0,08c.Peluang operator telpon berbicaraP(2X4)=24kxdx=24125xdx=125[12x2]24=125×12(4222)=150(164)=1250=0,24.

2.Diketahuixadalah variabel acak kontinuyang nilanya berada pada rentang 2 dan 6dengan fungsi kepekatannyaf(x)=120(x+1).Tunjukkan bahwaP(2<x<6)=1Jawab:Alternatif 1P(2<x<6)=26f(x)dx=26120(x+1)dx=12026(x+1)dx=120(x22+x)|26=120(622+6)120(222+2)=120(18+6)120(2+2)=120(244)=2020=1(terbukti)Alternatif 2P(2<x<6)=26f(x)dx=11=26120(x+1)dx1=12026(x+1)dx20=26(x+1)dx20=(x22+x)|2620=(622+6)(222+2)20=(18+6)(2+2)20=20(terbukti).

Sifat-sifat fungsi probabilitas kontinu adalah sebagai berikut

  • Modusnya berupa nilai x tertinggi pada interval [a,b]
  • Median (m) adalah hasil dari persamaan yang melibatan  amf(x)dx=12.
  • Mean (μ) dirumuskan dengan μ=abxf(x)dx.
  • Varian dirumuskan dengan  var(X)=abx2f(x)dxμ2.

CONTOH SOAL

3.Diketahui suatu fungsi probabilitasf(x)={112x,pada[0,2]0,padaxyang laina.Buktian pernyataan di atas benarb.Carilah mean, modus, dan mediannyaJawab:a.Akan ditunjukkan02f(x)dx=102f(x)dx=02(112x)dx=(x14x2)|02=(214.22)(014.02)=(21)(00)=1(Terbukti)b.(1)Mean=μ=abxf(x)dx=02x(112x)dx=02(x12x2)dx=(12x216x3)|02=(2126)(0)=23b.(2)Medus=nilai maksimum darif(x)f(x)=112x,akan maksimum saatx=0maka,f(0)=112.0=10=1b.(3)Median=nilaimpada0mf(x)dx=12maka12=0m(112x)dx=(x14x2)|0m12=(m14m2)0m24m+2=0m1,2=4±164(1)(2)2=4±222=2±2m1=2+2(tidak memenuhi)lihat batas interval tertutup[0,2]m2=22(memenuhi).

4.Diberikan fungsif(x)={3x2,pada[1,2]0,padaxyang lainSelidikilah apakah fungsi tersebutfungsi probabilitas atau bukanBukti:Kita selidiki apakah0f(x)1f(0)=0,f(1)=3,f(2)=323=38Karena terdapatf(1)=31,makatelah ditunjuan bahwa fungsif(x)tersebut bukanfungsi distribusiprobabilitas.

DAFTAR PUSTAKA
  1. Kurnia, N., dkk. 2018. Jelajah Matematika SMA Kelas XII Peminatan MIPA. Bogor: YUDHISTIRA.
  2. Tasari. Aksin, N., Miyanto, Muklis. 2016. Matematika untuk SMA/MA Kelas XII Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Klaten: INTAN PARIWARA.