Contoh Soal 1 Distribusi Binomial

1.Manakah yang merupakan data diskrit dari pernyataan berikuta.Suhu Badan Anton ketika sakit mencapai40Cb.Kecepatan mobil yang sedang melaju adalah100km/jamc.Tinggi tiang bendaera di madrasah Budi adalah 4 md.Jumlah guru yang mengajar di MA Futuhiyah sebanyak 30 orange.Berat bayi yang baru lahir adalah 3.500 gramJawab:Alasannya dikarena hasil mencacah

2.Jika Anda mengumpulkan nilai raportteman-teman sekelas Anda untuk pelajaran matematika, maka data yang Anda peroleh adalah....a.data diskritb.data kontinuc.data kualitatifd.Populasie.SampelJawab:Dengan catatan nilainya cacah

3.Ukuran yang dihitung dari seluruh data dalam populasi adalah....a.data kuantitatifb.data kualitatifc.Statistikd.Statistikae.ParameterJawab:Parameter adalah ukuran dari seluruh data atau populasi

4.Diketahui distribusi peluang suatu variabel acak diskrit sebagai berikutx0123f(x)m0,263m0,42Peluang nilai X minimal berharga 2 adalaha.0,24b.0,34c.0,42d.0,58e.0,66Jawab:Diketahui bahwaXadalah variabel acak diskrit, makaf(x)=1F(c)=P(Xc)=x=0x=cf(x)=f(0)+f(1)+f(2)+f(3)++f(c)=1dalam hal soaldi atas, maka kita tentukannilaimduluF(3)=P(X3)=x=0x=3f(x)=f(0)+f(1)+f(2)+f(3)=11=m+0,26+3m+0,42=4m+0,684m=10.68=0,32m=0.08,sehinggaP(2X3)=f(2)+f(3)=3m+0,42=3(0,08)+0,42=0,24+0,42=0,66

5.Diketahui fungsi peluang suatu variabel acak kontinu adalahf(y)={0,untuk \textit{y} yang lain2y+k50,untuk0y5NilaiP(|Y1|2)adalah....a.725d.1425b.925c.1225e.1825Jawab:052y+k50dy=11=052y+k50dy50=05(2y+k)dy50=y2+ky|05=52+5k=25+5kk=5P(|Y1|2)=P(2Y12)=P(1Y3)=f(1)+f(0)+f(1)+f(2)+f(3)=03(2y+550)dy=150(y2+5y)|03=150(9+15)=2450=1225


Contoh Soal 1 Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers

 1.Diketahui fungsif(2x)=8x9dang(3x+1)=6x+3.Rumus untuk(f+g)(x)=....a.6x+8d.14x6b.6x8c.14x+6e.6x6Jawab:Diketahuibahwa:{f(2x)=8x9f(x)=f(2(x2))=8(x2)9=4x9g(3x+1)=6x+3g(x)=g(3(x13)+1)=6(x13)+3=2x+1(f+g)(x)=(4x9)+(2x+1)=6x8.

2.Diketahui fungsif(x)=2x1dang(x)=x2.Fungsi(f+g)(x2)=....a.x2+2x1b.x4+2x21c.x4+2x1d.x4+(2x1)2e.x4+2xJawab:Diketahuibahwa:{f(x)=2x1g(x)=x2(f+g)(x)=(2x1)+(x2)=x2+2x1maka(f+g)(x2)=(x2)2+2(x2)1=x4+2x21.

3.Jikaf(x)=3x,makaf(x2)+(f(x))22f(x)=....a.2x26x+4b.2x2+4x+6c.2x24x6d.6x+4e.4x+6Jawab:Diketahui bahwaf(x)=3x,sehinggaf(x2)+(f(x))22f(x)=(3x2)+(3x)22(3x)=(3x2)+(96x+x2)(62x)=x2+x26x+2x+3+96=4x+6.

4.Diketahui fungsif:RRdang:RRdirumuskan denganf(x)=x1dang(x)=x2+2x3.Fungsi komposisigatasfdinotasikan dengana.(gf)(x)=x24b.(gf)(x)=x25c.(gf)(x)=x26d.(gf)(x)=x24x4e.(gf)(x)=x24x5(UN 2016)Jawab:Diketahuibahwa:{f(x)=x1g(x)=x2+2x3(gf)=g(f(x))=(f(x))2+2(f(x))3=(x1)2+2(x1)3=(x22x+1)+(2x2)3=x24

5.Diketahui fungsif(x)=6x3dang(x)=5x+4dan(fg)(a)=81Nilaiaadalah........(Ebtanas 2001)a.2d.2b.1c.1e.27Jawab:Diketahuibahwa:{f(x)=6x3g(x)=5x+4(fg)(a)=81maka(fg)(x)=f(g(x))=6(g(x))3=6(5x+4)3=30x+243=30x+21=8130x+21=8130x=8121=60x=6030=2.


Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers

A. Fungsi Komposisi

Perhatikanlah ilustrasi gambar berikut

SyaratSifat-sifatRfDg{}1.Tidak komutatif(fg)(x)(gf)(x)2.Bersifat asosiatiff(gh)(x)=(fg)h(x)3.Adanya unsur dentitas(fI)(x)=(If)(x)=f(x).

B. Fungsi Invers

Suatu fungsif:ABmemiliki fungsi inversg:BAjika dan hanya jikafmerupakan fungsibijektifJika fungsigada, makagdinyatakan denganf1(dibaca:finvers).

CatatanPerlu diingat bahwa pada invers fungsi komposisi berlaku ketentuan sebagai berikut(gf)1(x)=(f1g1)(x)(fg)1(x)=(g1f1)(x)f(x)=((f1)1(x))x=f1(f(x))=(f1f)(x)=(ff1)(x)=f(f1(x)).

CONTOH SOAL

1.Tentukanlah(fg)(x)dan(gf)(x)Jika:a.f(x)=2xdahg(x)=5x+3b.f(x)=2x+1dahg(x)=x24c.f(x)=5x4dahg(x)=3x2d.f(x)=4xdahg(x)=x2+xe.f(x)=x3+1dahg(x)=xx1f.f(x)=3x2dahg(x)=x4.

Jawab: 

hanya no. 1 a saja yang dibahas

1.a.(fg)(x)=f(g(x))=f(5x+3)=2(5x+3)=5x1 dan(gf)(x)=g(f(x))=g(2x)=5(2x)+3=105x+3=1310x.

2.Diketahui bahwag(x)=3x+2dan(gf)(x)=4x5.Tentukanlahf(x)Jawab:(gf)(x)=4x5g(f(x))=4x53.f(x)+2=4x53.f(x)=4x7f(x)=4x73.

3.Diketahui bahwag(x)=x+4dan(fg)(x)=2x2+3.Tentukanlahf(x)Jawab:(fg)(x)=2x2+3f(g(x))=2x2+3f(x+4)=2x2+3,misalkanx+4=ax=a4,sehingga,f(a)=2(a4)2+3f(a)=2(a28a+16)+3=2a216a+35f(x)=2x216x+35.

4.Diketahuif(x)=3xdang(x)=3x.Tentukanlah rumus untuk27log(gf)(x)Jawab:27log(gf)(x)=27logg(f(x))=27log33x=33log33x=(33)log(33)x=x.

5.Tentukanlah invers darif(x)=62xJawab:f(x)=62xy=62xlogy=log62xlogy=2xlog6logylog6=2xlogy2log6=xlogylog62=xlogylog36=xx=logylog36x=36logyf1(x)=36logx.

6.Tentukanlah inver darif(x)=2x+34x5,x54Jawab:f(x)=2x+34x5y=2x+34x5(4x5)y=2x+34xy5y=2x+34xy2x=5y+3x(4y2)=5y+3x=5y+34y2f1(y)=5y+34y2maka,f1(x)=5x+34x2,x12.

7.Jikaf(x)=2x4dang(x)=203x2,maka nilai dari(fg)1(2)=....Jawab:Perhatikan bahwa(fg)1(x)=(g1f1)(x)(fg)1(x)(g1f1)(x)(fg)(x)=f(g(x))y=2(203x2)4y=3x204y=3x24y+24=3xx=y+243(fg)1y=y+243(fg)1(2)=2+243=263(g1f1)(x)=g1(f1(x))=......=....=....=....=....=....=....=....=....(g1f1)(2)=....=.....



DAFTAR PUSTAKA

  1. Soedyarto, Nugroho, Maryanto. 2008. Matematika 2 untuk SMA dan MA Kelas XI Program IPA. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
  2. Sunardi, Waluyo, S., Sutrisno, & Subagya. 2005. Matematika 2untuk SMA Kelas 2 IPA. Jakarta: BUMI AKSARA.


Contoh Soal 3 Fungsi

11.Fungsi berikut yang tidak mempunyai asimtot vertikal adalah....a.f(x)=x+2x23b.f(x)=x(x2)2c.f(x)=x29x+3d.f(x)=3xe.semuanya mempunyai asimtot vertikalJawab:Perhatikanlah opsi jawabanc,yaitu:f(x)=x29x+3Jikadisederhanakan akan menjadi fungsi linearyaitu:f(x)=x29x+3=(x+3)(x3)x+3=x3sehingga fungsi pada opsicadalah berupa persamaan linearyang secara otomatis tidak akan memiliki asimtot

Contoh Soal 2 Fungsi

6.Diketahui bahwaf(x)={0,untukx<0x2,untuk0x<12x1,untukx1Nilai darif(1)+f(12)f(3)adalah....a.514d.434b.434c.4e.514Jawab:Diketahuif(x)={0,untukx<0x2,untuk0x<12x1,untukx1maka nilaif(1)+f(12)f(3)=0+(12)2(2(3)1)=145=434.

7.Jika diketahuif(x+1x)=x3+1x3,maka nilai darif(52)adalah....a.218d.818b.212c.418e.1218Jawab:Perhatikanbahwa:(p+q)3=p3+3p2q+3pq2+q3Jika kita substitusikanp=x3danq=1x3(x+1x)3=x3+3x2(1x)+3x(1x)2+(1x)3=x3+(1x)3+3x+3x=(x3+1x3)+3(x+1x)sehinggaf(x+1x)=x3+1x3=(x+1x)33(x+1x)f(u)=u33u,makaf(52)=(52)33(52)=1258152=658=818

8.Misal fungsifterdefinisi untuk seluruh bilangan realx.Jikaf(p+q)=f(pq)untuk semuap,qbilangan bulat positif danf(1)=2,maka nilaif(2021)=....a.0d.3b.1c.2e.5Jawab:Diketahuibahwaf(1)=2danf(p+q)=f(pq)makaf(2)=f(1+1)=f(1.1)=f(1)=2f(3)=f(1+2)=f(1.2)=f(2)=f(1)=2f(4)=f(1+3)=f(1.3)=f(3)=f(2)=f(1)=2f(5)=f(1+4)=f(1.4)=f(4)=f(3)=f(2)=f(1)=2f(2021)====f(2)=f(1)=2.

9.Jikaa0=25danan+1=2|an|1,maka nilaia2022adalah....a.0,6d.0,4b.0,2c.0,2e.0,6Jawab:Diketahuibahwaa0=25=0,4danan+1=2|an|1,makaa1=2|a0|1=2|0,4|1=0,81=0,2a2=2|a1|1=2|0,2|1=2(0,2)1=0,41=0,6a3=2|a2|1=2|0,6|1=1,21=0,2a4=2|a3|1=2|0,2|1=0,41=0,6=a2a5=2|a4|1=2|0,6|1=1,21=0,2=a3a6=2|a5|1=2|0,2|1=0,41=0,6=a2a7=2|a6|1=2|0,6|1=1,21=0,2=a3a2022===a2=0,6.

10.Kurvaf(x)=10x210x+25mempunyai asimtot vertikal pada....a.x=0sajab.x=5sajac.x=10sajad.x=0danx=5sajae.x=0,x=5,danx=10Jawab:Asimtot vertikal(tegak)diperoleh saatx210x+25=0(x5)2=0x5=0x=5Ilustrasinya gambarnya adalah sebagai berikut:.



Limit Fungsi Aljabar (XI Matematika Wajib)

Contoh Soal 3 Peluang Kejadian Majmuk

 11.Jika kejadianAdanBadalah dua kejadiandenganP(A)=815,P(B)=712,danP(A|B)=47,maka nilaiP(B|A)=....a.845d.58b.13c.38e.715Jawab:Kejadian di atas adalah contohkejadiantidak saling bebas (bersyarat).Diketahui bahwaP(A)=815,P(B)=712,P(A|B)=47Ditanyakan nilaiP(B|A)=...?makaP(AB)=P(AB)P(A)×P(B|A)=P(B)×P(A|B)P(B|A)=P(B)×P(A|B)P(A)=(712)×(47)815=13815=13×158=58

Contoh Soal 2 Peluang Kejadian Majmuk

 6.Sebuah kantong berisi 7 kelereng merah,5 kelereng hijau, dan 4 kelereng biruDiambil sebuah kelereng secara acak.Peluang yang terambil merah atau hijauadalah....a.516d.34b.716c.12e.23Jawab:Kejadian di atas adalah contohkejadiansaling lepas.MisalkanA=kejadian terambil 1 kelereng merahn(A)=C(7,1)=(71)=7B=kejadian terambil 1 kelereng hijaun(B)=C(5,1)=(51)=5S=semua dianggap identikn(S)=C(16,1)=(161)=16makaP(AB)=P(A)+P(B)=n(A)n(S)+n(B)n(S)=716+516=1216=34

 7.Dari 100 orang yang mengikuti kegiatanjalan santai terdapat 60 orang memakaitopi dan 45 orang yang berkacamata.Peluang bahwa seorang yang dipilih darikelompok orang itu memakai topi dankacamata adalah....a.120d.1120b.25c.920e.35Jawab:Perhatikanlah ilustrasiDiagram Vennberikut iniS=100AB60nn45nKejadian di atas adalah contohkejadiantidak saling lepas.A=kejadian terpilih seorang bertopin(A)=C(60,1)=(601)=60B=kejadian terpilih seorang berkacamatan(B)=C(45,1)=(451)=45AB=terpilih seorang bertopi danberkacamatan(AB)=xS=semua dianggap identikn(S)=C(100,1)=(1001)=100makaP(AB)=P(A)+P(B)P(AB)n(AB)n(S)=n(A)n(S)+n(B)n(S)n(AB)n(S)100100=60100+45100x100x100=105100100100=5100=120

 8.Diketahui dua buah kotak A dan Bberisi 5 bola putih dan 3 bola merah.Kotak B berisi 4 bola putih dan 2 bolamerah. Jika diambil secara acak 1 kotak,kemudian diambil secara acak 1 bola darikotak tersebut, maka peluang terambilnyabola putih adalah....a.516d.12b.13c.716e.3148Jawab:Kejadian di atas adalah kejadiansaling lepasdari dua kejadian Qdan R. Misalkan:Pada kotak AQ=Terambil 1 bola putih di kotak An(Q)=C(5,1)=(51)=5SQ=Terambil 1 bola saja di kotak An(SQ)=C(8,1)=(81)=8Pada kotak BR=Terambil 1 bola putih di kotak Bn(R)=C(4,1)=(41)=4SR=Terambil 1 bola saja di kotak Bn(SR)=C(6,1)=(61)=6Karena kejadian pengambilan sebuahbola putih di atas adalah dari pilihandua buah kotak yang ada, maka peluangpengambilannya adalah 1 dari 2 kotakpeluang kejadian ini adalah=12.Sehingga peluang kasus di atas adalah:12P(QR)=12(P(Q)+P(R))=12(n(Q)n(SQ)+n(R)n(SR))=12(58+46)=12(3124)=3148

 9.Kotak I berisi 3 bola merah dan 2 bola putih. Kotak II berisi 3 bola hijau dan 5biru. Dari tiap-tiap kotak diambil 2 bolasekaligus secara acak. Peluang terambil 2bola merah pada kotak I dan 2 bola birudari kotak II adalah....a.110d.38b.328c.415e.57140Jawab:Kejadian di atas adalah kejadiansaling bebasdari dua kejadian Adan B. Misalkan:Pada kotak IA=Terambil 2 bola merah di kotak In(A)=C(3,2)=(32)=3S=Terambil 2 bola saja di kotak In(S)=C(5,2)=(52)=10Pada kotak IIB=Terambil 2 bola biru di kotak IIn(B)=C(5,2)=(52)=10S=Terambil 2 bola saja di kota IIn(S)=C(8,2)=(82)=28Sehingga peluang kasus di atas adalah:P(AB)=P(A)×P(B)=n(A)n(S)×n(B)n(S)=310×1028=328

 10.Jika kejadianAdanBdapat terjadi secarabersamaan. JikaP(A)=0,6,P(B)=0.75,danP(AB)=0,43,makaP(AB)=....a.0,98d.0,92b.0,96c.0,94e.0,91Jawab:Kejadian di atas adalah contohkejadiantidak saling lepas.Diketahui bahwaP(A)=0,6,P(B)=0,75,P(AB)=0,43Ditanyakan nilaiP(AB)=...?makaP(AB)=P(A)+P(B)P(AB)=0,6+0,750,43=0,92

Contoh Soal 1 Peluang Kejadian Majmuk

 1.Banyak anggota ruang sampel daripelemparan sebuah dadu dan dua keping mata uang secara bersamaanadalah....a.4d.24b.6c.12e.36Jawab:1mata dadu=P(6,1)=62keping mata uang=P(2,1)×P(2,1)=4Ruang sampelnya adalah:6×4=24

 2.Setumpuk kartu remi diambil sebuahkartu secara acak. Peluang agar kartuyang terambil bukan kartu kingadalah....a.0d.1213b.113c.12e.1Jawab:MisalkanA=Kejadian muncul kartu kingn(A)=banyak kartu king ada=4n(S)=total kartu=4×13A=kejadian muncul bukan kartu kingmaka peluangnya bukan kartu king:P(A)=1P(A)=144×13=1213

 3.Sebuah dadu dilempar sekali. Peluangmuncul mata dadu 3 atau lebih adalah....a.16d.35b.13c.12e.23Jawab:MisalA=muncul mata dadu 3 atau lebihA={3,4,5,6}S={1,2,3,4,5,6}makan(A)=4dengan(S)=6P(A)=n(A)n(S)=46=23

 4.Sebuah dadu dan sebuah mata uang logamdilempar bersama-sama. Peluang munculgambar pada mata uang dan mata 1 padadadu adalah....a.112d.13b.16c.14e.12Jawab:Cara pertamaPerhatikan tabel berikut123456A(A,1)(A,2)(A,3)(A,4)(A,5)(A,6)G(G,1)(G,2)(G,3)(G,4)(G,5)(G,6)dari tabel di atas didapatkan bahwa:A=kejadian muncul mata 1 pada dadun(A)=2B=kejadian muncul gambar pada uangn(B)=6AB=kejadian muncul 1 pada dadugambar pada koinn(AB)=1dengann(S)=12,maka peluang muncul mata 1 dan gambarP(AB)=n(AB)n(S)=112Cara keduaKarena ini dua kejadiansaling bebasmakaP(AB)=P(A)×P(B)=n(A)n(S)×n(B)n(S)=212×612=12144=112

 5.Peluang Dika lulus ujian adalah0,75danpeluang Tutik lulus ujian adalah0,80.Peluang keduanya lulus ujian adalah....a.0,4d.0,7b.0,5c.0,6e.0,8Jawab:Dua kejadian ini adalahsaling bebasMisalA=Kejadian Dika lulusn(A)=tidak diketahui, tetapiP(A)=0,75=34,diketahuidanB=Tutik lulusn(B)=juga tidak diketahuiP(B)=0,8=45P(AB)=P(A)×P(B)=n(A)n(S)×n(B)n(S)=34×45=35=0,6

Contoh Soal 3 Kaidah Pencacahan

 11.Nilainyang memenuhi persamaan(10045)=(1005n)adalah....a.15d.12b.14c.13e.11Jawab:Diketahui bahwa(10045)=(1005n),maka45+5n=1005n=10045=55n=555=11

 12.Koefisien suku ke-4 dari(2x3)4a.216d.81b.96c.16e.216Jawab:Diketahui bahwa(2x3)4=i=04(4i)(2x)4i(3)iSuku ke-4-nya adalah:r=4.Suku ke-r=(nr1)anr+1br1Sehingga suku ke-4 adalah:=(441)(2x)44+1(3)41=(43)(2x)1(3)3=4!3!×1!2x(27)=4.2.27x=216

 13.Bentuk sederhana darir=1nr(nr)dengan(nr)=n!r!(nr)!adalah....a.2n+1d.3nb.n2n1c.n2ne.3n+1Jawab:r=1nr(nr)=r=1nrn!r!(nr)!=r=1nrn(n1)!r(r1)!(nr)!=nr=1n(n1)!(r1)!(nr)!=nr=1n(n1)!(r1)!((n1)(r1))!=r=1n(n1r1)=n.2r1

 14.Banyaknya diagonal segi 6 adalah....a.15d.9b.14c.10e.6Jawab:Banyak diagonal seginadalah:C(n,2)n.Jika seperti soal dengann=6,makaC(6,2)=6!2!×4!=6×5×4!2×1×4!=15SehinggaC(6,2)6=156=9

 15.Diketahui himpunan yang terdiri dari 5huruf vokal dan 10 huruf konsonan yangsemuanya berlainan. Dari himpunan itudisusun suatu kata yang terdiri dari 2huruf vokal dan 3 konsonan. Banyak katayang dapat disusun sebanyak....a.144.000d.72.000b.126.000c.96.000e.36.000Jawab:Diketahui bahwa ingin menyusun5 huruf dengan susunan berbedayang tersusun dari2 dari 5 vokal berbeda disusun, dan3 dari 10 konsonan berbeda juga disusunmaka banyak susunan kata terbentuk:Seperti menyusun 5 objek (kombinasi)2 benda dari 5 benda, atau 3 benda yang terbentuk dari 5objek yg tidak identik(permutasi)Cara pertama=C((2+3),2)×P(5,2)×P(10,5)=5!2!×3!×5!(52)!×10!(103)!=5!2!×3!×5!3!×10!7!=10×60×720=144.000Cara kedua=C((2+3),3)×P(5,2)×P(10,5)=5!3!×2!×5!(52)!×10!(103)!=5!3!×2!×5!3!×10!7!=10×60×720=144.000

Contoh Soal 2 Kaidah Pencacahan

 6.Banyaknya cara menyusun huruf-huruf darikata "SEMARANG" adalah....a.1680d.20320b.6720c.20160e.40320Jawab:Penyelesaian di atas dapat diselesaikanbaik dengan permutasi maupun kombinasiSusunan huruf berbeda yang diambil darikata "SEMARANG" adalah:{S=1E=1M=1A=2R=1N=1G=1Jumlah huruf ada 8 buahDengan cara permutasiP(n;n1,n2,n2,...,nr)=n!n1!.n2!.n3!...nr!P(8;1,1,1,2,1,1,1)=8!1!.1!.1!.2!.1!.1!.1!=40.3202=20.160Dengan cara kombinasiC(n;...)=n!n1!.n2!.n3!...nr!C(8;...)=(81).(71).(61).(52).(31).(21)=8.7.6.5.42.3.2=40.3202=20.160

 7.Jumlah susunan dari sebelas hurufMISSISSIPPIBanyak susunan berbeda dari semuahuruf di atas jika keempat hurufIselalu tampil berdampingana.9!2!4!d.6!2!4!b.8!2!4!c.7!2!4!e.5!2!4!National University of SingaporeSample Test Entrance ExaminationJawab:Pandang semua hurufIdianggap 1maka perhitungannnyaP(8;1,1,4,2)=8!2!4!

 8.Nilai dariP(4,2)×P(5,3)=....a.12d.480b.48c.60e.720Jawab:P(4,2)×P(5,3)=4!(42)!×5!(53)!=4!2!×5!2!=4.3.2!2!×5.4.3.2!2!=720

 9.NilainjikaP(n+1,3)=P(n,4)adalah....a.3d.6b.4c.5e.7Jawab:P(n+1,3)=P(n,4)(n+1)!((n+1)3)!=n!(n4)!(n+1)!(n2)!=n!(n4)!(n+1).n!(n2).(n3).(n4)!=n!(n4)!n+1n25n+6=1n25n+6=n+1n26n+5=0(n1)(n5)=0n=1ataun=5

 10.Berikut ini nilainya tidak sama denganC(7,5)adalah....(i)7!5!(75)!(ii)C(6,1)(iii)P(7,5)5!(iv)(61)a.(i),(ii),&(iii)d.hanya(i)b.(i)&(iii)c.(ii)&(iv)e.hanya(iv)Jawab:C(7,5)=P(7,5)5!=7!5!(75)!


Contoh Soal 1 Kaidah Pencacahan

 1.Nilai dari114!1015!+416!a.11416!d.916!b.10816!c.8416!e.416!Jawab:114!1015!+416!=15×1614!×15×1610×1615!×16+416!=24016!16016!+416!=8416!

 2.Permutasi 4 unsur dari 11 unsuradalah....a.7980d.7290b.7920c.7820e.7280Jawab:P(n,r)=n!(nr)!P(11,4)=11!(114)!=11!7!=11×10×9×8×7!7!=7920

 3.Empat siswa dan dua siswi akan dudukberdampingan. Apabila siswi selalu dudukpaling pinggir, banyak cara mereka dudukadalah....a.24d.64b.48c.56e.72Jawab:Total ada 6 anak; 4 siswa, 2 siswiKarena ini posisi orang, maka dan semuanyatidak identik, maka dapat diurutkanSehingga rumus yang dipergunakan adalahpermutasi, yaitu:Perhatikan posisi merekaPosisi pertama(1)(2)(3)(4)(5)(6)AB=P(1,1)×P(4,4)×P(1,1)=24Posisi kedua(1)(2)(3)(4)(5)(6)BA=P(1,1)×P(4,4)×P(1,1)=24Total=24+24=48

 4.JikaP(7,r)=210,maka nilaira.2d.5b.3c.4e.6Jawab:P(7,r)=7!(7r)!210=7!(7r!)(7r)!=7!210=7×6×5×4×3×2×17×5×3×2×1(7r)!=6.4=24(7r)!=4!7r=4r=74r=3

 5.Banyaknya cara milih 4 orang dari 10 orang anggota jika salah seorang di antaranyaselalu terpilih adalah....a.72d.504b.84c.252e.3024Jawab:Cara memilih=Kombinasi=C(101,41)karena 1 orang di antaranya selalu ada/terpilih=C(9,3)=(93)=9!3!×(93)!=9×8×7×6!3×2××6!=9.8.73.2=84

Lanjutan 3 Materi Peluang Kejadian Majmuk (Matematika Wajib Kelas XII)

 E. 4.Peluang Kejadian Saling Lepas

Kasus ini terjadi jika dua kejadian tidak mungkin secara bersamaan. Jika kejadian A dan kejadian B saling lepas seperti ini maka   (AB)=. Untuk penentukan besar peluangnya adalah sebagai berikut

P(AB)=P(A)+P(B)Keterangan:P(AB)=Peluang kejadian A atau BP(A)=Peluang kejadian AP(B)=Peluang kejadian B

E. 5.Peluang Kejadian Tidak Saling Lepas

Kasus ini terjadi jika dua kejadian dapat terjadi secara bersamaan. 

P(AB)=P(A)+P(B)P(AB)Keterangan:P(AB)=Peluang kejadian A atau BP(AB)=Peluang kejadian A dan BP(A)=Peluang kejadian AP(B)=Peluang kejadian B

CONTOH SOAL

1.Sebuah dadu dilempar, Peluang munculnya mata dadu 5 atau 6 adalahJawab:A=Kejadian muncul mata dadu 5={5}n(A)=1B=Kejadian muncul mata dadu 6={6}n(B)=1S=Semua mata dadu={1,2,3,4,5,6}P(AB)=P(A)+P(B)P(AB)=n(A)n(S)+n(B)n(S)=16+16=26=13AtauSoal di atas dapat dikerjakan dengan rumusP(AB)=P(A)+P(B)P(AB)Karena antara kejadian muncul matadadu 5 dan mat dadu 6 tidak ada irisannyamaka irisannya haruslah bernilai0ataunilain(AB)=0,makaP(AB)=P(A)+P(B)P(AB)P(AB)=n(A)n(S)+n(B)n(S)n(AB)n(S)=16+1606=26=13

2.Dua buah dadu dilempar sekali. Peluangmunculnya mata dadu berjumlah 3 atau 10Jawab:Perhatikan tabel berikut1234561(1,1)(1,2)(1,3)(1,4)(1,5)(1,6)2(2,1)(2,2)(2,3)(2,4)(2,5)(2,6)3(3,1)(3,2)(3,3)(3,4)(3,5)(3,6)4(4,1)(4,2)(4,3)(4,4)(4,5)(4,6)5(5,1)(5,2)(5,3)(5,4)(5,5)(5,6)6(6,1)(6,2)(6,3)(6,4)(6,5)(6,6)MisalA=Kejadian jumlah mata dadu 3n(A)=2B=Kejadian jumlah mata dadu 10n(B)=3S=Semua mata dadun(S)=36Gunakan rumusP(AB)=P(A)+P(B)P(AB)P(AB)=n(A)n(S)+n(A)n(S)n(AB)n(S)=236+336036=536

3.Seratus kartu yang diberi diberi nomor urut1 sampai 100 diambil sebuah saja.Tentukanlah peluanga.muncul kelipatan 4b.muncul kelipatan 6c.muncul kelipatan 4 atau 6Jawab:S={1,2,3,4,,100}n(S)=100A=Kejadian muncul kelipatan 4A={4×1,4×2,,4×25}n(A)=25B=Kejadian muncul kelipatan 6B={6×1,6×2,,6×16}n(B)=16Tentunya kesamaan antara kejadian A dan Bdan ini dilambangkan dengan(AB),maka(AB)={12×1,12×2,,12×8}n(AB)=8Selanjutnya adalah:P(AB)=P(A)+P(B)P(AB)=n(A)n(S)+n(B)n(S)n(AB)n(S)=25100+161008100=33100


DAFTAR PUSTAKA

  1. Kanginan, M., Terzalgi, Y. 2014. Matematika untuk SMA/MA Kelas XI (Wajib). Bandung: SEWU.
  2. Kartini, Suprapto, Subandi, Setiyadi, U. 2005. Matematika untuk SMA dan MA Program Studi Ilmu Alam Kelas XI. Klaten: INTAN PARIWARA.
  3. Sharma, dkk. 2017. Jelajah Matematika 3 SMA Kelas XII Program Wajib. Jakarta: YUDHISTIRA.



Lanjutan 2 Materi Peluang Kejadian Majmuk (Matematika Wajib Kelas XII)

 E.Peluang Kejadian Majmuk

E. 1.Peluang Komplemen Suatu Kejadian

Komplemen suatu kejadian A misalnya adalah kejadian tidak terjadinya A dan dinotasikan dengan  AatauAc

Selanjutnya peluang kejadian bukan A dituliskan dengan  P(A)atauP(Ac) dan 

P(A)=1P(A)atauP(A)+P(A)=1

CONTOH SOAL

1.Dua puluh kartu diberi angka1,2,3,,20Setelah semuanya bernomor kemudian kartutersebut dikocok. Jika sebuah kartu diambilsecara acak, maka peluang bahwa kartu yangtermabil bukan angka prima2.Jika sebuah keluarga merencanakan kelahirandengan 4 anak anak. Peluang paling sedikitmemiliki satu anak laki-lakiJawab:1.A=Kejadian nomor primaA={2,3,5,7,11,13,17,19}n(A)=8Peluang terambilnya sebuah kartu prima:P(A)=C(8,1)C(20,1)=820Sehingga peluang termabilnya 1 kartubukan prima adalah:P(A)=1P(A)=1820=1220=352.S=Kejadian total kelahiran 4 anakn(S)=C(2,1)×C(2,1)×C(2,1)×C(2,1)n(S)=2×2×2×2=16susunan anak={LLLL,LLLP,LLPL,LLPP,,PPPP}JikaB=Kejadian Kelahiran tanpa anak laki-lakiatau kejadian semuanya perempuan=PPPP=1hanya akan terjadi 1 dari 16,makan(B)=1.SehinggaP(B)=n(B)n(S)=116Peluang kejadian kelahiran tanpa anakperempuan adalah:P(B)=1P(B)=1116=1516Atau dengan cara langsung pun bisa sebenarnyaB=Kejadian lahir minimal satu laki-lakimakan(B)=15P(B)=n(B)n(S)=1516

E. 2.Peluang Dua Kejadian Saling Bebas

Dua kejadian dianggap saling bebas jika munculnya kejadian yang pertama tidak mempengaruhi peluang munculnya kejadian yang kedua.

P(AB)=P(A)×P(B)Keterangan:P(AB)=Peluang kejadian A dan BP(A)=Peluang kejadian AP(B)=Peluang kejadian B

E. 3.Peluang Dua Kejadian Tidak Saling Bebas

Dua kejadian disebut dua kejadian tidak saling bebas jika munculnya kejadian pertama akan mempengaruhi peluang munculnya kejadian yang kedua, demikian sebaliknya. Selanjutnya kasus ini dinamakan peluang dua kejadian bersyarat

{P(A|B)=P(AB)P(B),denganP(B)0Peluang kejadian Byang pertama terjadiP(B|A)=P(AB)P(A),denganP(A)0Peluang kejadian Ayang pertama terjadi

CONTOH SOAL

3.Sebuah kotak berisi 5 bola merah dan 6 bolabiru. Dari kotak tersebut diambil bola satupersatua.Tentukanlah peluang Jika bola pertamaterambil merah lalu dikembalikan laluterambil birub.Tentukan peluang jika tanpa dikembalikanpada kasus 3.a di atasJawab:MisalkanX=kejadian terambil merah pada proses 1Y=kejadian terambil biru pada proses 2a.P(XY)=P(X)×P(Y)=C(5,1)C(11,1)×C(6,1)C(11,1)=5×611×11=30121b.P(XY)=P(X)×P(Y)=P(X)×P(Y|X)=C(5,1)C(11,1)×C(6,1)C(10,1)=5×611×10=311ingat saat tanpa pengembalian, makajumlah bola total berkurang 1



Lanjutan Materi Peluang Kejadian Majmuk (Matematika Wajib Kelas XII)

 C.Peluang Kejadian Tunggal

Jika A adalah suatu kejadian dengan  AS  dan S suatu ruang sampel, maka peluang kejadian A didefinisikan dengan

P(A)=n(A)n(S)Keterangan:P(A)=Peluang kejadianAn(A)=Banyak elemen pada suatukejadianAn(S)=Banyak titik sampel padaruang sampelS

Darikemungkinan di atasdapatdisimpulkanaKisaran nilai peluangnya, yaitu0P(A)1bJikaA=,makaP(A)=0dan ini dinamakan kejadianyang mustahilcJikaA=S,makaP(A)=1dan kejadian ini dinamakankejadian yangpasti terjadi

D.Frekuensi Harapan Suatu Kejadian

Frekuensi harapan suatu kejadian adalah hasil kali peluang suatu kejadian dengan dengan banyaknya percobaan dan dirumuskan dengan

fh(A)=n(A)n(S)×n

CONTOH SOAL

1.Sebuah dadu dilempar sekali. Berapakahpeluang munculnya mata dadu lebihdari 3Jawab:MisalkanAkejadian muncul mata dadulebih dari 3, makaS={1,2,3,4,5,6},danA={4,5,6}SehinggaP(A)=n(A)n(S)=36=12Jadi, peluang kejadian ini adalah12


Peluang Kejadian Majmuk (Matematika Wajib Kelas XII)

Masih ingat konsep materi peluang pada saat Amda duduk di SMP? 

A.Percobaan, Ruang Sampel, dan Kejadian

Mari lakukan aktivitas berikut

No.PercobaanTitikNotasiSampelHimpunan1Pelemparan sekepinguang logamA,G{A,G}2Pelemparan dua kepingAA,mata uang logamAG,secara bersamaanGA,GG3Pelemparan sebuahdadu4Pelemparan dua buahdadu secara bersamaan

Sebagai penjelasan istilah di atas adalah:Percobaan:proses berupa tindakan yangbisa diamati atau dapat juga dikatakansuatu tindakan untuk mendapatkan hasiltertentuRuang sampel:kumpulan dari semuahasil yang mungkin dari sebuah percobaanTitik Sampel:tiap hasil yang mungkinKejadianatauperistiwa (event):hasil-hasil (titik-titik sampel) tertentudari ruang sampel.

Selanjutnya ruang sampel dilambangkan dengan S dan kejadian/event dilambangkan dengan E.

B.Penentuan Ruang Sampel

Ada 2 macam penentuan ruang sampel, yaitu tabel dan diagram pohon

Sebagai misal pada pelemparan 3 buah uang koin sebanyak tiga kali, maka akan didapatkan ruang sampel sebagai berikut

a.Dengan tabelMula-mula (pelemparan)1&2AGAAAAGGGAGGselanjutnya pada pelemparan ke-3AGAAAAAAAGAGAGAAGGGAGAAGAGGGGGAGGGbDengan Diagram PohonMula(1)(2)(3)Ruang sampelMulai{A{A{A(A,A,A)G(A,A,G)G{A(A,G,A)G(A,G,G)G{A{A(G,A,A)G(G,A,G)G{A(G,G,A)G(G,G,G)

CONTOH SOAL

1.Pada percobaan pelemparan sebuah dadu,tentukanlaha.ruang sampelb.titik sampelc.banyak titik sampeld.banyak kejadian muncul mata dadu 6e.banyak kejadian muncul mata dadu ganjilJawab:a.ruang sampelS={1,2,3,4,5,6}b.titik sampel:1,2,3,4,5dan6c.banyak titik sampel:n(S)=6d.kejadian muncul mata dadu 6,E={6}n(E)=1e.kejadian muncul mata dadu ganjil,E={1,3,5},n(E)=3

2.Pada percobaan pelemparan sekeping uanglogam, tentukanlaha.ruang sampelb.titik sampelc.banyak titik sampeld.banyak kejadian muncul sisi angkae.banyak kejadian muncul sisi gambarJawab:a.ruang sampelS={A,G}b.titik sampel:AdanGc.banyak titik sampel:n(S)=2d.kejadian muncul sisi angka,E={A}n(E)=1e.kejadian muncul sisi gambar,E={G}n(E)=1

3.Pada percobaan pelemparan 2 keping uanglogam, tentukanlaha.ruang sampelb.titik sampelc.banyak titik sampeld.banyak kejadian muncul 2 angkae.banyak kejadian muncul minimalsebuah sisi gambarJawab:a.ruang sampelS={AA,AG,GA,GG}b.titik sampel:AA,AG,GAdanGGc.banyak titik sampel:n(S)=4d.kejadian muncul 2 sisi angka,E={AA}n(E)=1e.kejadian muncul minimalsebuah sisi gambarE={AG,GA,GG}n(E)=3


Lanjutan Materi Distribusi Binomial (Matematika Peminatan Kelas XII)

 D.Binomial Newton

 D. 1.Binomial Newton

Perhatikanlah susunan bilangan berikut1=C011=C11(a+b)11=C022=C121=C22(a+b)21=C033=C133=C231=C33(a+b)31=C044=C146=C244=C341=C44(a+b)4dst(a+b)(a+b)nSusunan bilangan-bilangan di atas selanjutnyadinamakanSegitiga Pascal

BilanganCrn=(nr)merupakan koefisiendari binomial(a+b)nSelanjutnya perhatikanlah bahwa untukn=1,2,3,4,berlaku(a+b)n=C0nanb0+C1nan1b1+C2nan2b2+C3nan3b3++Cn3na3bn3+Cn2na2bn2+Cn1na1bn1+Cnna0bn=r=0nCrnanrbr

D. 2 Perluasan Binomial Newton

Untuk bilangan realndan bilangannon negatifr,serta|A|<1,berlaku:(1+A)n=r=0nCrnAr

D. 3 Teorema Multinomial

Pada bentuk multinomial dengan ekspresi  (x1+x2+x3++xr)n  dengan n dan r bilangan bulat positif, maka koefisien dari  x1n1x2n2x3n3xrnr   adalah  n!n1!n2!n3!nr!  dinotasikan dengan  (nn1,n2,n3,,nr)

CONTOH SOAL

1.Misalkan untuknbilangan bulatPositif. Tunjukklan bahwaa.(1+x)n=r=0nCrnxr=r=0n(nr)xrb.(n0)+(n1)+(n2)++(nn)=2nBuktia.(1+x)n=C0n1nx0+C1n1n1x1+C2n1n2x2+C3n1n3x3++Cn3n13xn3+Cn2n12xn2+Cn1n11xn1+Cnn10xn=C0n+C1nx+C2nx2+C3nx3++Cn3nxn3+Cn2nxn2+Cn1nxn1+Cnnxnataudengan bentuk lain=(n0)+(n1)x+(n2)x2+(n3)x3++(nn3)xn3+(nn2)xn2+(nn1)xn1+(nn)xn=r=0n(nr)xrb.(1+x)nlihat jawaban poina,saatx=1(1+1)n=(n0)+(n1)1+(n2)12+(n3)13++(nn3)1n3+(nn2)1n2+(nn1)1n1+(nn)1n(2)n=(n0)+(n1)+(n2)+(n3)++(nn1)+(nn)=r=0n(nr)Sehingga2n=r=0n(nr)

2.Misalkan untuknbilangan bulatPositif. Tunjukklan bahwa(n0)(n1)+(n2)+(1)n(nn)=0BuktiSebelumnya diketahui bahwa(a+b)n=r=0n(nr)anrbrataur=0n(nr)anrbr=(a+b)nsaata=b=1,makar=0n(nr)1nr1r=(1+1)nr=0n(nr)=2n...(bukti no. 1.b)saata=1&b=1makar=0n(nr)1nr(1)r=(11)n=0Sehingga(n0)(n1)+(n2)+(1)n(nn)=0

 E.Distribusi Binomial

Perhatikan materi Binomial Newton di atas berkaitan dengan distribusi binomial. Misalkan suatu kejadian yang hanya memberikan dua hasil saja  a  dan  b saja seperti melambungkan sebuah uang koin yang akan menghasilkan 2 hasil saja yang mungkin, yaitu antara sisi gambar G atau muncul sisi angka A atau pada contoh lainnya adalah ketika seseorang yang menunggu hasil hasil ujian yang jelas hasilnya kemungkinannya cuma dua, yaitu lulus atau tidak lulus.

Percobaan acak yang hanya memberikan 2 hasil saja disebut percobaan Bernoulli. Selanjujtnya percobaan Bernoulli yang dilakukan sebanyak n kali dinamakan dengan  percobaanBinomial.

Variabel acak X yanmg mana nilai-nilainya ditentukan oleh hasil dari percobaan binomial disebut sebagai  Variabel Acak Binomial

Berikut ciri-ciri percobaan binomial

  • Percobaan dilakukan secara berulang sebanyak  n  kali, dengan  n bilangan bulat positif
  • Setiap percobaan memiliki dua macam hasil saja dan saling berkomplemen, yaitu kejadian yang diharapkan (disebut sukses) dan kejadian yang tidak diharapkan (disebut tidak sukses)
  • Peluang setiap kejadian bersifat tetap untuk setiap percobaan dan jumlah peluangnya baik sukses maupun yang tidak sukses  sama dengan 1. Misalkan peluang suksesny adalah  p, maka peluang gagalnya adalah  q=1p
  • Setiap percobaan bebas (independent) satu sama lainnya, artinya hasil percobaan yang satu tidak mempengaruhi percobaan yang lain.

Secara umum rumus fungsi  distribusi binomial adalah:

f(x)=P(x;n;p)=C(n,x)pxqnx=(nx)pxqnxKeterangan:C(n,x)=(nx)=koefisien bibonialx=banyak kejadian yang diharapkan,dengan nilaix=0,1,2,3,,np=peluang kejadian yang diharapkanq=peluang kejadian yang tidak diharapkan

Jika rumus dari fungsi peluang di atas dijabarkan akan menjadi berupa bentuk penjumlahan, maka

F(t)=P(Xt)=x=0x=t(nx)pxqnx=(n0)p0qn0+(n1)+p1qn1+(n2)p2qn2++(nt)ptqnt

Dan rumus di atas karena tidak sepenuhnya sampai  n , maka akan diperoleh fungsi binomial. kumulatif.

Hasil perhitungan f(x)=P(x;n;p)  juga dapat dilihat dalam tabel distribusi binomial. Sebagai contohnya adalah P(2;4;0,05) yang berarti  x=2, n=4,  dan  p=0,05 berikut tabelnya:

(Sumber: Buku Siswa Matematika Kelas XII, penulis Tasari, dkk, 2016; hal :126, PT.INTAN PARIWARA)

Sedangkan untuk mencari nilai fungsi peluang distribusi binomial kumulatif, misalkan diberikan  F(2)=P(X2)  dari  P(2;4;0,05)  perhatikanlah tabel distribusi untuk distribusi peluang kumulatif dari sumber buku yang sama tetapi terdapat pada halaman berikutnya dengan melihat kolom  p=0,05  , lalu perhatikan baris  x=2  untuk  n=2. Berikut tabelnya


CONTOH SOAL

1.Dari sebuah survei didapatkan bahwa1 dari 5 orang berkata bah dia telahmengunjungi dokter dalam sembarangbulan. Jika 10 orang dipilih secara acakmaka peluang 3 orang telah berkunjungke dokter pada bulan kemaren adalah....Jawab:n=10,x=3,p=15,q=45makaP(3;10;15)=(103)(15)3(45)7=0,201

TAMBAHAN

E.Dsitribusi Poisson

Perhatikanlah rumus ditribusi binomial berikut

f(x)=P(x;n;p)=C(n,x)pxqnx=(nx)pxqnx

Saat harga  p sebagai lmabang sukses tersebut sangat kecil atau kecil sekali dapat juga dikatakan  p0, dan percobaan dilakukan banyak sekali atau  n , maka penggunaan formula binomial akan terasa sulit. Dan untuk tetap mendapatkan nilai seperti hasil pada perhitungan dengan rumus binomial tersebut, maka digunakan pendekatan nilai dengan menggunkan rumus Distribusi Poisson berikut:

f(x)=P(X=x)=P(x;λ)=λxx!.eλ

CONTOH SOAL

2.Pada tiap 100 lembarkertas produksisuatu pabrikdiperkirakan terdapat 1lembar yang rusak. Tentukanlahkemungkinan mendapat selembar kertasdari 20 lembar yang diambil secara acakdari hasil produksi tersebut!Jawab:a.n=10,x=1,p=1100,q=99100maka penghitungan denganrumusDistribusi BinomialP(1;20;1100)=(201)(1100)1(99100)19=b.Dengan rumusDistribusi poissonn=20terlalu besar, danp=1100terlalu kecil, makadenganλ=np=20×1100=0,2dane=2,7183(bilangan Euler)f(x)=P(X=x)=λxx!.eλf(1)=(0,2)1.e0,21!=0,2×0,409=0,0818

DAFTAR PUSTAKA

  1. Bintari, N. 2009. Master Juara Olimpiade Matematika SMA Nasional dan Internasional. Yogyakarta: PUSTAKA WIDYATAMA.
  2. Kanginan, M., Terzalgi, Y. 2014. Matematika untuk SMA-MA/SMK Kelas XI. Bandung: SEWU.
  3. Rasiman, Rahmawati, N., D. 2012. Matematika Diskrit. Semarang: IKIP PGRI Semarang Press.
  4. Sharma, dkk. 2017. Jelajah Matematika SMA Kelas XII Program Wajib. Jakarta: YUDHISTIRA.
  5. Tasari, Sksin, N., Miyanto, & Muklis. 2016. Matematika untuk SMA/MA Kelas XII Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Klaten: PT. INTAN PARIWARA.
  6. Yuliatun. 2019. Matematika IPA Kelas XII SMA/MA Semester Genap. Solo: INDONESIA JAYA

Lanjutan Materi Distribusi Peluang Kontinu (Matematika Peminatan Kelas XII)

 C. 2.Distribusi Peluang Kontinue


Jika pada distribusi peluang diskrit nilai  x diperjelas lagi menjadi nilai eksak atau kontinue, maka distribusi peluangnya akan berubah menjadi distribusi peluang kontinu.
Luas seluruh daerah di dalam kurva memiliki luas 1. Luas daerah pada wilayah yang diarsi (warna kuning) yang terletak antara X=a  dan X=b dapat dinyatakan dengan :  P(aXb)=abf(x)dx.

CONTOH SOAL

1.Fungsi peluang lama bicara seorangoperator sebagai berikutf(x)={kxuntuk0k5k(10x)untuk5k100untukxyang lainTentukanlaha.Nilaikb.Peluang operator telpon berbicaralebih dari 8 menitPeluang operator telpon berbicara2 sampai 4 menitJawab:a.Karenaf(x)adalah fungsi peluang, maka05kxdx+510k(10x)dx=1[12kx2]05+[10kx12kx2]510=112k(5202)+(10k(105)12k(10252))=112k(25)+10k(5)12k(10025)=1252k+50k752k=150k25k=125k=1k=125b.Misalkan sajaX=lama operator telpon bicaraPeluang operator berbicara lebihdari 8 menit=P(X>8),P(X>8)=P(8<X10)=810k(10x)dx=810125(10x)dx=125[10x12x2]810=125(10(108)12(10282))=125(10.(2)12(10064))=125(2012(36))=125(2018)=125(2)=225=0,08c.Peluang operator telpon berbicaraP(2X4)=24kxdx=24125xdx=125[12x2]24=125×12(4222)=150(164)=1250=0,24


DAFTAR PUSTAKA
  1. Kurnia, N., dkk. 2018. Jelajah Matematika SMA Kelas XII Peminatan MIPA. Bogor: YUDHISTIRA.
  2. Tasari. Aksin, N., Miyanto, Muklis. 2016. Matematika untuk SMA/MA Kelas XII Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Klaten: INTAN PARIWARA.

Contoh Soal Fungsi

1.Relasi berikut yang akan berupa fungsi adalah....a.f(x)=xb.f(x)=1xc.f(x)=x+1d.f(x)=x1e.f(x)=|x|Jawab:NoFungsiGrafik1.af(x)=y=xy2=x1.bf(x)=y=1x(1y)2=x1.cf(x)=y=1+x(y1)2=x1.df(x)=y=x1(y+1)2=x1.ef(x)=y=|x|y={x jikax0x jika x<0Dengan prepeta yang berbedaakan menghasilkan peta yangberbeda pula (fungsi bijektif).

2.Fungsi dari himpunan A ke himpunan B berikut termasuk jenis fungsi.


..Relasi berikut yang akan berupa fungsi adalah....a.fungsi umumb.fungsi satu-satu, tetapi bukan fungsi padac.fungsi pada, tetapi bukan fungsi satu-satud.fungsi pada dan satu-satue.tidak ada jawaban yang benarJawab:NoKeteranganAlasan2.aSesuaiSesuai definisi fungsi2.bSalahKarena bukan fungsi satu-satu(fungsi injektif)walau benar dikatakan bukanfungsi pada (fungsi surjektif)2.cSalahKarena bukan fungsi pada(fungsi surjektif)walau benar dikatakan bukan fungsi satu-satu (fungsi injektif)2.dSalahJelas bukan fungsi pada dan satu-satu(fungsi bijektif)2.eSalahTidak sesuai.

3.Himpunan pasangan terurut yang ditunjukkan oleh fungsif:x2(x+1)2dari domain{1,0,1,2}adalah....a.{(1,2),(0,3),(1,5),(2,7)}b.{(1,2),(0,1),(1,2),(2,7)}c.{(1,1),(0,1),(1,4),(2,7)}d.{(1,0),(0,3),(1,2),(2,7)}e.{(1,0),(0,4),(1,5),(2,7)}Jawab:f:x2(x+1)212(1+1)2=20=2....(1,2)02(0+1)2=21=1....(0,1)12(1+1)2=24=2....(1,2)22(2+1)2=29=7....(2,7).

4.Dari beberapa fungsi berikut yang merupakan fungsi genap adalah....a.f(x)=x2+|x|1b.f(x)=x3|x|+xc.f(x)=x|x|+xd.f(x)=x1e.f(x)=42xJawab:Suatu fungsidinamakan fungsi genapjikaf(x)=f(x)Nof(x)f(x)Keterangan4.ax2+|x|1x2+|x|1f(x)=f(x)4.bx3|x|+xx3|x|xf(x)f(x)4.cx|x|+xx|x|xf(x)f(x)4.dx1x1f(x)f(x)4.e.42x4+2xf(x)f(x)

5.Diketahui himpunanA={x|xadalah faktor prima dari16}B={x|xadalah faktor dari16}Banyaknya pemetaan dariAkeBadalah....a.1d.25b.2c.5e.32Jawab:A={x|xadalah faktor prima dari16}={2}n(A)=1B={x|xadalah faktor dari16}={1,2,4,8,16}n(B)=5Banyaknya pemetaan dariAkeBadalah:=n(B)n(A)=51=5